Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Dana DAP untuk Umat Kristen dari Australia
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Dana DAP untuk Umat Kristen dari Australia

    Jane DoePublish date2026-01-05
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali unggahan di media sosial klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 2 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Program Bantuan Dana DAP Untuk Umat kristen Di Seluruh Wilayah Indonesia Yang Di Salurkan Melalui Ditjen Bimas Kristen Hingga 1 Miliar Untuk kesejahteraan Saudara Saudari Umat Kristen Serta Pembangunan Gereja Di Berbagai Wilayah Indonesia.
    Bagi Masyarakat Non Muslim yang belum menerima Bantuan DAP segera daftar sekarang sebelum pendaftaran Berakhir.
    Untuk mengikuti program ini bagi umat kristen di seluruh Indonesia bisa menghubungi saya dengan menekan tombol pesan di bawah 👇"
    Unggahan turut menyertakan video yang berisi cuplikan pengumuman bantuan dana, berikut isinya:
    "Silakan daftar diri anda sekarang untuk bantuan dana Australia bagi masyarakat Indonesia
    Salam sejahtera bagi kita semua, semoga Tuhan memberkati kita "
    Terdapat menu kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia. Penelusuran mengarah pada pernyataan Kementerian Agama (Kemenag) melalui akun Instagram resminya @kemenag_ri yang dikutip pada 5 Januari 2026.
    Kemenag meminta masyarakat waspada terhadap informasi bantuan dana yang mencatut nama Australia.
    Berikut pernyataan lengkapnya:
    "⚠️ WASPADA HOAKS MENGATASNAMAKAN KEMENAG RI ⚠️
    Sahabat Religi, mohon berhati-hati! Telah beredar sebuah surat palsu yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI terkait penyaluran "Bantuan Dana DAP (Direct Aid Program)" yang mencatut kerja sama dengan negara Australia.
    Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah TIDAK BENAR alias HOAKS.
    Kementerian Agama tidak pernah mengeluarkan surat edaran yang meminta pembagian persentase bantuan (70% diterima, 30% disumbangkan) seperti yang tertulis dalam surat bodong tersebut. Segala informasi resmi mengenai bantuan pemerintah hanya diumumkan melalui website resmi kemenag.go.id dan media sosial resmi Kementerian Agama RI.
    Mari kita lebih cerdas dan bijak bermedia sosial. Jangan mudah percaya pada iming-iming dana besar yang tidak jelas sumbernya. Saring sebelum Sharing! ??
    Jika Sahabat menemukan informasi mencurigakan, segera konfirmasi melalui kanal resmi kami.
    #KemenagRI #LawanHoaks #BimasKristen #InfoPublik #SaringSebelumSharing AntiHoaks KemenagBerdampak"

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan dana DAP untuk umat Kristen dari Australia, tidak benar.
    Segala informasi resmi mengenai bantuan pemerintah hanya diumumkan melalui website resmi kemenag.go.id dan media sosial resmi Kementerian Agama RI.

    Publish date : 2026-01-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.