Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Status Penerima BSU 2026 Via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Status Penerima BSU 2026 Via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan

    Jane DoePublish date2026-01-05
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim link untuk mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan. Informasi tersebut diunggah di salah satu akun Facebook pada 4 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Cara cek penerima BSU di Tahun 2026 via Kemanker dan BPJS ketenagakerjaan BSU CAIR Cek sekarang juga"
    Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
    "Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, Tahap 4
    - Bantuan Subsidi Upah (BSU) hadir kembai untuk membantu pekerja aktif!
    - Disalurkan langsung ke rekening Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri)
    - Nominal bantuan: Rp 600.000/orang
    - Syarat Penerima:
    Terdafter aktif di BPJS Ketenagakerajaan
    WNI & sedang bekerja
    Gaji di bawah Rp 350.000 orang"
    Unggahan disertai menu registrasi, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://daftarsekarang.cekregister.org/?fbclid=IwY2xjawPIcSFleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFMQWx2cEQ3dTFGTklPN3I1c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlavUE3Fsv37WbtIKi-tIUSCeWkZygHjBShttXnEiU2iDi3jKHH8MDXhw9hb_aem_ktayAgu3fPXKS5b-TfVk5A"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status penerima BSU 2026 via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link untuk cek status penerima BSU 2026 via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan. Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Benarkah BSU 2026 Cair? Cek Status Penerima di BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker" yang tayang pada 5 Januari 2026.
    Dalam artikel ini dijelaskan, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada akhir Oktober 2025 sempat menyatakan bahwa program BSU tidak akan dilanjutkan dan tidak ada pencairan BSU tahap kedua atau dengan kata lain BSU hanya disalurkan sekali pada Juni dan Juli 2025 saja.
    Apabila program BSU 2026 nantinya resmi dibuka, pekerja dapat memverifikasi status kepesertaan mereka melalui beberapa kanal resmi yang disediakan pemerintah. Salah satunya adalah situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di bsu.kemnaker.go.id atau siapkerja.kemnaker.go.id.
    Alternatif lain adalah melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. 
    Selain melalui situs web, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) yang tersedia di Play Store atau App Store. Aplikasi Pospay juga merupakan opsi alternatif untuk mengecek status penerima BSU, terutama bagi yang tidak memiliki rekening bank Himbara.
    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap informasi hoaks dan hanya merujuk pada kanal resmi pemerintah.
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status penerima BSU 2026 via Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan, tidak benar. 

    Publish date : 2026-01-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.