Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks! Prabowo pinjam dana Rp500 triliun dari Korea dan Jepang untuk MBG dan Kopdes
    CekFakta

    Hoaks! Prabowo pinjam dana Rp500 triliun dari Korea dan Jepang untuk MBG dan Kopdes

    Jane DoePublish date2026-08-14
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto yang sedang berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

    Di belakang kedua pemimpin tersebut terlihat latar belakang bendera Indonesia dan Korea Selatan.

    Unggahan tersebut menarasikan bahwa Presiden Prabowo menerima pinjaman dana dari Korea Selatan dan Jepang senilai Rp500,5 triliun untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes).

    Unggahan itu juga menyebut total utang negara telah mencapai Rp15.000 triliun.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “PRESIDEN PRABOWO RESMI MENERIMA PINJAMAN DANA DARI KOREA DAN JEPANG SENILAI 500,5 TRILIYUN UNTUK MELANJUTKAN PROGRAM MBG DAN KOPDES

    TOTAL HUTANG NEGARA MENCAPAI 15000 TRILIYUN”

    Namun, benarkah Prabowo meminjam dana Rp500,5 triliun dari Korea Selatan dan Jepang untuk membiayai MBG dan Kopdes?



    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, foto dalam unggahan tersebut serupa dengan foto dalam artikel Detik ini yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Seoul pada 1 April 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dilansir dari ANTARA, dalam kunjungan tersebut Presiden Prabowo menyaksikan pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Korea Selatan.

    Kesepakatan tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain ekonomi, energi, digital, kesehatan, kecerdasan buatan, mineral kritis, energi bersih, serta kerja sama keuangan antara Danantara dan Exim Bank of Korea.

    Pertukaran MoU tersebut merupakan bagian dari upaya Indonesia dan Korea Selatan untuk memperkuat kemitraan strategis dan kerja sama lintas sektor. Dalam informasi tersebut, tidak disebutkan bahwa Indonesia menerima pinjaman senilai Rp500,5 triliun dari Korea Selatan untuk membiayai program MBG dan Kopdes.

    Sementara itu, Indonesia juga memperkuat kerja sama ekonomi dengan Jepang. Dilansir dari Kemenko Perekonomian, pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani 10 nota kesepahaman dengan total nilai kerja sama sekitar USD23,1 miliar atau Rp392,7 triliun.

    Namun, nilai tersebut merupakan total nilai kerja sama dalam berbagai sektor, bukan pinjaman sebesar Rp392,7 triliun. Kerja sama tersebut mencakup bidang transisi energi dan pertumbuhan hijau, transformasi industri dan hilirisasi, serta penguatan rantai pasok global.

    Adapun berdasarkan laporan Bank Indonesia, posisi utang luar negeri Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar USD444,4 miliar atau sekitar R7.921,67 triliun (kurs acuan Rp17.826).

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo menerima pinjaman Rp500,5 triliun dari Korea Selatan dan Jepang untuk melanjutkan program MBG dan Kopdes adalah tidak benar. Informasi mengenai kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan dan Jepang telah disalahartikan sebagai pinjaman untuk membiayai program pemerintah.

    Klaim: Prabowo pinjam dana Ro500 triliun dari Korea dan Jepang untuk MBG dan Kopdes

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.facebook.com/photo/?fbid=1787161312308245&set=a.103181404039586

    https://news.detik.com/foto-news/d-8424454/perkuat-hubungan-prabowo-bertemu-presiden-lee-jae-myung-di-korsel?page=3

    https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6863/indonesia-jepang-jalin-kemitraan-strategis-yang-makin-bergerak-maju-dan-berkelanjutan-di-masa-depan

    https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2813726.aspx

    Publish date : 2026-08-14

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.