Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Video Klaim Tentara Cina Mendarat di Bandara Manado
    CekFakta

    Keliru, Video Klaim Tentara Cina Mendarat di Bandara Manado

    Jane DoePublish date2026-07-23
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim tentara Cina mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) sehingga menciptakan persaingan antara tenaga kerja Indonesia dan asing.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Zahida Khanza” (arsip) pada Rabu (15/7/2026). Unggahan tersebut menampilkan seorang warga yang tengah menyampaikan orasi terkait kekhawatirannya atas kedatangan tentara Cina di Bandara Sam Ratulangi, Manado yang akan menguasai Indonesia.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Saya khawatir anak cucu saya tidak punya negeri nantinya. Karena negeri ini akan dikuasai oleh Cina. Dengan tentara-tentaranya sudah banyak. Di Morowali bertengkar tentara Indonesia. Tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja Cina. Yang mati anak Indonesia 100 orang. Cina cuma satu yang ditangkap dan dipenjara. Anak-anak kita tenaga kerja Indonesia. Saya menangis, ini negeri siapa? Anakku, saudaraku, tentara, polisi.” Begitu narasi yang diucapkan dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan dalam cuplikan video, "Tentara Cina terang-terangan mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado. Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Orasi nenek 74 tahun ini menyayat hati rakyat Indonesia."

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (22/7/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 20,2 ribu likes, 2,6 ribu komentar, dan 6,9 ribu kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan kritik dan kekhawatiran masyarakat terhadap keadaan Indonesia.

    “Betul dan sy setuju dengan nenek ini. Dan saya akan prediksi NKRI ini suatu saat, Negeri yg kita cintai ini, Akan jadi "Ring " pertarungan Antara Cina vs Amerika. Jika betul terjadi, mau kemana dan mau apa Anak anak cucu kita. Semoga semua rakyat bisa sadar dan mendukung kebenaran.” Begitu tulis salah satu komentar.

    Tirto juga menemukan unggahan pada akun Facebook “Jafar Jafar,” dan akun Instagram @kangdian03, yang menampilkan video serupa, yang menampilkan kekhawatiran seorang nenek terhadap masa depan anak cucunya, dikaitkan dengan kedatangan tentara Cina.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Saling Silang Trump dan Cina Soal Isu Intervensi Pemilu AS

    Periksa Fakta Tentara Cina di Manado. foto.hotline periksa fakta tirto

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk memverifikasi klaim yang beredar, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru menemukan video identik pada akun Facebook “Raden Heri” yang diunggah pada pada 6 Januari, menampilkan sejumlah orang berseragam militer turun dari pesawat, lalu dinarasikan seolah-olah tentara Cina mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa Cina ingin membuka kantor polisi di Indonesia.

    “TENTARA CHINA TERANG – TERANGAN MENDARAT DI BANDARA SAM RATULANGI MANADO. NGAPAIN COBA TENTARA CHINA KE INDONESIA MAU PERANG APAH. Sangat mencurigakan.” Dalam keterangan video dituliskan “Heboh China Tiongkok Buka Kantor Polisi Di Indonesia.”

    Melansir akun Instagram Divisi Humas Polri @divisihumaspolri, yang diunggah pada 4 Februari 2023, menyatakan bahwa video tersebut adalah rekaman kepulangan pasukan Brimob Polri yang selesai menjalankan tugas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz di Papua, bukan kedatangan tentara Cina.

    "Divisi Humas Polri memastikan video tersebut adalah TIDAK BENAR atau HOAKS. Faktanya, video tersebut adalah pasukan Brimob yang tiba setelah bertugas di Satgas Damai Carstensz, Papua," begitu keterangan tertulis di dalam keterangan unggahan.

    Video serupa yang diklaim merekam kedatangan pasukan tentara Cina ke Indonesia pertama kali diunggah oleh akun TikTok @99bima_satria pada Februari 2023, yang sengaja dibuat dengan tujuan untuk menyebarkan keresahan masyarakat.

    Senada dengan hal itu, dituliskan dalam laporan Antara, narasi yang menyebut tentara Cina mendarat di Manado pada awal Januari 2026 dan akan membangun kantor polisi di Indonesia merupakan hoaks.

    Humas PT Angkasa Pura Indonesia di Bandara Sam Ratulangi juga memastikan bahwa peristiwa itu tidak terjadi di Manado.

    Dengan demikian, video yang beredar, yang mengklaim orasi warga dikaitkan dengan kedatangan tentara Cina di Bandara Sam Ratulangi Manado adalah informasi yang keliru. Faktanya, video tersebut adalah rekaman pasukan Brimob yang tiba setelah bertugas dalam Satgas Damai Carstensz, Papua.

    Baca juga:TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Dilibatkan jadi Petugas Pajak

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan tentara Cina mendarat di Bandara Sam Ratulangi dikaitkan dengan kekhawatiran warga akan terjadinya persaingan tenaga kerja adalah informasi yang tidak utuh dan perlu diluruskan (missing context).

    Benar, bahwa ada sejumlah pasukan mendarat, namun dalam video itu adalah pasukan Brimob, yang tiba setelah bertugas dalam Satgas Damai Carstensz, Papua, bukan tentara Cina.

    Pihak Humas PT Angkasa Pura Indonesia di Bandara Sam Ratulangi memastikan bahwa peristiwa itu tidak terjadi di Manado.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/reel/1047542364472477

    https://archive.today/NPDNI

    https://www.facebook.com/reel/1690839515323721

    https://www.instagram.com/reel/Da0E1KcIhGl/?igsh=MXMyeDBxdWxubzlzZA==

    https://tirto.id/saling-silang-trump-dan-cina-soal-isu-intervensi-pemilu-as-hzUb

    https://www.facebook.com/reel/25775036825466330

    https://www.instagram.com/reel/CoOH1ZZJc-6/?igsh=ZDVnNWhwb3VsdTlw

    https://www.antaranews.com/berita/5337031/hoaks-video-tentara-china-mendarat-di-bandara-manado-pada-awal-januari

    https://tirto.id/tni-ad-tegaskan-babinsa-tak-dilibatkan-jadi-petugas-pajak-hz5j

    Publish date : 2026-07-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.