Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Hoaks, Video Penemuan Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau
    CekFakta

    Hoaks, Video Penemuan Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau

    Jane DoePublish date2026-09-16
    Tirto.id
    Share
    Facebook

    Berita

    tirto.id - Beredar unggahan di media sosial Threads, video yang mengklaim jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau telah ditemukan.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Threads @nadiono502 (arsip) pada Sabtu (12/9/2026). Unggahan video tersebut menampilkan gambar seorang petugas menggunakan baju orange dan satu lainnya menggunakan baju biru berada di atas perahu karet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Alhamdulillah selamat, sudah ditemukan. Kita akan jemput korban, alhamdulillah pencarian ini. Alhamdulillah korban telah ditemukan. Alhamdulillah korban akan dinaikkan, sudah ditemukan korbannya. Tahan, tahan, tahan. Ayo merapat.” Begitu narasi diucapkan dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan dalam unggahan, “Alhamdulillah sudah ditemukan jurnalis yang hilang saat meliput gunung anak Krakatau.”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (16/9/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 75 tanda suka, 23 komentar, 4 kali diunggah ulang, dan 29 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua, sebagian warganet mempercayai informasi tersebut, dan yang lainnya menyatakan bahwa video tersebut tidak benar.

    Lantas, benarkah video tersebut merupakan rekaman ditemukannya jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau?

    Baca juga:Hari ke-9 Pencarian Jurnalis-Kru Kapal Diperluas hingga Bengkulu

    Periksa Fakta Jurnalis Hilang, foto/hotline periksa fakta tirto

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk memverifikasi kebenaran klaim, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) dengan menggunakan mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Lebih lanjut, sebagaimana dalam pemberitaan Tirto, lima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak setelah berangkat menggunakan speedboat dari kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka menuju Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik pada Senin, 7 September 2026.

    Adapun lima jurnalis tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis lepas.

    Kelima jurnalis tersebut berangkat menggunakan speedboat dari kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, bersama tiga kru kapal, yakni Warta sebagai kapten, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.

    Pada 14 September 2026, Tim SAR Gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari setelah pencarian selama tujuh hari sebelumnya belum membuahkan hasil.

    Dalam laporan Tirto pada 15 September 2026, pencarian terhadap delapan orang tersebut masih berlangsung dan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan DNA terhadap jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.

    Jenazah tersebut belum dapat dipastikan merupakan salah satu jurnalis atau awak kapal yang hilang karena proses pencocokan DNA dengan sampel keluarga masih berlangsung.

    Senada dengan hal tersebut, ANTARA juga melaporkan pada 15 September bahwa hasil pemeriksaan DNA dan identifikasi jenazah tanpa identitas di Enggano belum mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut merupakan bagian dari rombongan jurnalis dan kru kapal yang hilang di Selat Sunda.

    Pada Rabu, 16 September 2026, atau hari kesembilan pencarian, Basarnas masih melakukan penyisiran terhadap kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis tersebut.

    ANTARA juga memuat dokumentasi operasi SAR pada 16 September yang menunjukkan personel gabungan masih melakukan pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak.

    Dilaporkan oleh Tirto, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menuturkan, pihaknya mengoptimalkan pencarian melalui pembagian sektor dan pengerahan berbagai unsur SAR. Mulai dari Basarnas, TNI, Polri, maupun potensi SAR lainnya.

    “Pada hari kesembilan ini, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan mengerahkan 22 alut air yang dibagi ke dalam delapan sektor laut," kata Amrad dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).

    Ia mengatakan pencarian juga didukung dua unit drone thermal Basarnas serta pemantauan di wilayah pesisir Pulau Enggano dan Perairan Bengkulu.

    “Kami akan terus menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan delapan korban," imbuhnya.

    Ia menjelaskan, kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan dalam pelaksanaan operasi hari kesembilan. Angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 10 hingga 20 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 3,5 meter.

    "Seluruh unsur diminta melaksanakan pencarian secara maksimal, tetap waspada terhadap kondisi angin dan gelombang, serta mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung,” tambahnya.

    Dengan demikian, foto petugas SAR yang digunakan dalam unggahan Threads tidak dapat menjadi bukti bahwa lima jurnalis tersebut telah ditemukan, terlebih informasi resmi terbaru justru menunjukkan operasi pencarian masih berlangsung.

    Baca juga:Operasi SAR Jurnalis-Kru Hilang, TNI AL Temukan Pelampung Lagi

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan klaim bahwa jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau telah ditemukan, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga 16 September 2026, lima jurnalis dan tiga orang lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan di perairan Selat Sunda.

    Adapun berdasarkan pemeriksaan DNA yang masih berlangsung, jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, juga belum teridentifikasi sebagai bagian dari rombongan tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

    https://www.threads.com/share/BAQ6LNlrq3/

    https://archive.today/qy6Kx

    https://tirto.id/hari-ke-9-pencarian-jurnalis-kru-kapal-diperluas-hingga-bengkulu-hCVA

    https://tirto.id/profil-5-jurnalis-yang-hilang-di-selat-sunda-bersama-3-kru-kapal-hCLA

    https://tirto.id/cari-5-jurnalis-dan-awak-kapal-hilang-mayat-di-bengkulu-diuji-dna-hCTJ

    https://jogja.antaranews.com/berita/854225/hasil-dna-jenazah-di-enggano-belum-teridentifikasi-sebagai-jurnalis

    https://www.antaranews.com/foto/5743188/tim-sar-lanjutkan-pencarian-jurnalis-dan-awak-kapal-hilang-kontak-di-selat-sunda

    https://tirto.id/operasi-sar-jurnalis-kru-hilang-tni-al-temukan-pelampung-lagi-hCPZ

    Publish date : 2026-09-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.